SPRING DAY
#2
Cast :
- Jeon Jungkook
- Im Seongjo (as you)
- Other cast
Author :
Lia Im
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“dengan siapa?”
“aku tak yakin, aku tak bisa mengingatnya.”
Langkah jungkook terhenti, “tapi aku yakin, pasti
dia adalah orang yang berjasa dalam hidupku.” Seongjo tersenyum pada kakaknya
itu.
Seongjo dan kakaknya itu masuk kedalam sebuah
mobil.
Jungkook menangis, dia berlari ke tempat pelatihannya
lagi.
‘aku berjanji! Aku akan menang untukmu, Im
Seongjo!’ benak jungkook dalam hatinya yang paling dalam
*flashback off
~
Seongjo tidur dikelas, dia memang sedikit tak enak
badan
Jungkook masuk kekelas, dia awalnya kaget. Tapi dia
berusaha kalem dihadapan seongjo
Dia duduk ditempat duduknya
Baru saja ingin memasang headset tiba-tiba seongjo
bertanya.
“bagaimana jika..kita mempunyai janji tapi kita
malah mengingkarinya?”
“kita harus berbicara pada orang itu.”
“yah,” seongjo menghela nafas
“memangnya kenapa?”
“jadi sekitar 2 tahun yang lalu, aku ingat aku
punya janji dengan namja. Tapi aku lupa. Karena aku pernah kecelakaan dan aku
amnesia. Aku bahkan tak tahu nama atau wajahnya,” seongjo mempoutkan bibirnya
“bagaimana jika orang itu ada diantara kita?” tanya
jungkook
“hem?” seongjo menoleh karah jungkook
“aku akan meminta maaf karena telah mengingkari
janjiku,” jawab seongjo tersenyum.
“oh,” jungkook memasang headset ditelinganya. Baru
saja ingin menyalakan lagu,tiba-tiba seongjo bernyanyi dengan suara merdu
‘Snowflakes
are falling
Getting
farther away
I miss you
(I miss you)
I miss you
(I miss you)
How much
more do I have to wait?
How many
more nights do I have to stay up?
Until I can
see you? (until I can see you?)
Until I can
meet you? (until I can meet you?)’
“kau tahu darimana lagu itu?” tanya jungkook
“aku punya catatannya, dan aku pernah
mendengarkannya bersama dengan namja yang kumaksud tadi.” Kata seongjo.
“oh,suaramu bagus.” Jungkook tersenyum.
“gomawo,jungkook-ah!”
~
#2 bulan kemudian
Semua murid heboh dikelas
“ssaem datang!” Daehwi berlari ketempat duduknya.
“annyeonghaseyo, haksaeng.”
Ssaem mieun datang dan menyapa dengan senyum
indahnya.
“Ssaem punya kabar gembira untuk kalian semua,”
Semua murid ribut
“Kita akan pergi ke Jeju!”
Semua murid senang.
“kapan ssaem?”
“kalau sekarang tanggal 5, 23 hari lagi tanggal
berapa?”
“28!!!”
“kita akan pergi tanggal 28 juni ini!”
Semua murid ribut, mereka sudah merencanakan banyak
konsep.
~
Sudah 3 hari ini seongjo tidak masuk, tak ada kabar
juga.
Jungkook khawatir
Dia tidak mau kehilangan Seongjo untuk kedua
kalinya.
Dia bertanya pada mireul dan yuna, sahabat seongjo
“kau tau seongjo kemana?”
“tidak, dia bahkan tidak mengabari kami juga.”
“kau tidak diberitahu?”
“iya, yuna dan aku tidak diberi kabar atau apapun
oleh seongjo.”
“aku khawatir,” tatapan yuna mendadak sendu
“kau tau rumahnya seongjo tidak?”
“Tau! Jalan.xxx, nomor 17, Komplek xxx.” Jelas yuna
Jungkook berlari, “yak! Mau kemana kamu!” teriak
mireul
~
“Im Seongjo!!”
“Seongjo!!”
Belum ada jawaban.
Jungkook terus menyerukan nama seongjo
“SEONGJO!!!” suara jungkook makin mengeras.
Jungkook menggedor gerbang rumah seongjo
Kriett..
“Jungkook? Apa yang kau lakukan?”
“kenapa kau tidak masuk?”
“memangnya kenapa?”
“kau akan ketinggalan pelajaran kook.”
“lebih baik jika tidak kehilanganmu.”
“hah?”
~
#keesokan harinya
Seongjo mengambil buku dilokernya
Dia menemukan buku catatan yang sudah agak usang
dilokernya
Buku itu terbawa karena terselip diantara buku pengetahuan
umum dan bahasa inggris terpadu miliknya.
Kelas masih sepi, dia membaca buku itu
Seongjo melihat sebuah tanda
Mungkin disitu ada peristiwa penting,pikirnya
Seongjo membaca note itu.
‘Im Seongjo
Tanggal 1 September
Saengil
chukka, nae namchin-ah!
Aku akan
selalu mencintaimu!
Semoga
panjang umur dan sehat selalu. Saranghae!’
“aku punya namchin dulu?"
Seongjo kembali membuka halaman selanjutnya
“hei! Guru sudah datang!” daehwi tiba-tiba masuk
diiringi 10 orang murid termasuk jungkook.
~
Seongjo pulang dengan perasaan gembira
Pasalnya nilai ulangan harian matematikanya paling
tinggi dikelas
Dia bermaksud memberitahu ibunya
“eomma!”
“ne? buka sepatumu!”
“ne eomma, arraseo.”
Seongjo buru-buru membuka sepatunya dan memberikan
kertas ulangan harian matematika yang tadi ia kerjakan.
“wah? Daebak! Nilaimu 100!”
Seongjo menyengir
“igeo, eomma buatkan kamu kesukaanmu. Bagaimana?”
“eomma! Kau tahu saja aku suka ayam bumbu,” seongjo
mencium pipi ibunya.
“makan yang banyak, uri dal!”
“oh ya eomma, appa dan oppa dimana?”
“tunggu sebentar, eomma akan panggilkan mereka.”
“ne,” seongjo tersenyum
~
“annyeong,” sapa seongjo kejungkook
“annyeong,” sapa jungkook balik
“ah,aku telat.” Keluh seongjo
“telat? Bagaimana jika mulai besok pagi kita
berangkat bareng?” tanya jungkook
“hah?” seongjo ga ngerti
TO BE COUNTINUED
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
guys, buat kalian yang nungguin episode berikutnya
kalian bisa nanya sama aku lewat instagram aku di
@kpoperskekinian_
bukan akun pribadi sih hehe:v
tapi gapapa :)
maaf kalo ceritanya jelek, ga nyambung dll
aku sendiri ga terlalu bagus kalo bikin ff hehe:v
yaiyalah, secara aku sibuk ngurusin rumah ama taeyong
eheh:v
yaudah itu aja sih salamnya
bye guys~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar